tutorial instalasi sistem operasi android di virtual box
Android, 'si robot hijau' dengan segudang kelebihannya kini telah menjelma menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia. Android menguasai hampir 80% untuk pasar sistem operasi mobile saat ini, dan hampir semua gadget dan vendor memakai sistem operasi berbasis Android. Android begitu di minati karena open source dan kebanyakan aplikasi android atau Android App juga gratis.
Versi Android terbaru adalah Android 5.0 Lolipop yang diklaim merupakan sistem operasi mobile paling stabil saat ini.
Sayangnya, untuk portingan Android x86 masih di versi 4.4 (KitKat). Bagi yang ingin mencoba versi android 4.4 KitKat tidak perlu khawatir dan harus membeli gadget baru, karena dengan Virtualbox kita dapat mencoba menggunakan sistem operasi terbaru Android tersebut.
Sebelum memulai, kita harus mempersiapkan beberapa alat/tools yang dibutuhkan
1. Download dan Install Virtualbox terbaru disini
2. Download Android-x86 ISO disini (pilih yang 4.4 R1)
Membuat Android Virtual Machine
Buka Virtualbox dan buat virtual machine baru dengan klik tombol New.
-Operating System: Linux - Linux 2.6/3.x (32 bit)
-Memory Size: 512 MB atau lebih
-Hard Drive Size: 8 GB atau lebih
Android Virtual Machine
Setelah selesai, klik tombol Start dan masukan file yang telah didownload tadi android-x86-4.4-r1.iso.
Pilih Installation - Install Android-x86 to harddisk.
Android Installation
Setelah itu kita memerlukan partisi untuk sistem Android, pilih Create/Modify partitions. Enter.
Create Partition Android
Setelah itu akan masuk ke menu partition android. Pilih New tekan Enter untuk membuat partisi baru di free space yang tersedia. (gunakan tombol kanan kiri pada keyboard untuk memilih)
New Partition Android
Pilih Primary dan tekan Enter, tekan enter lagi untuk menggunakan semua alokasi partisi yang tersedia.
Primary Partition
Setelah selesai membuat partisi, jangan lupa pilih Bootable agar partisi dalam mode bootable, kemudian pilih Write dan tekan Enter. Jika muncul konfirmasi pilihan yes dan no, ketikan yes kemudian Enter.
Write Partition
Setelah proses Write selesai, pilih Quit dan akan muncul partisi baru yang telah dibuat. Pilih partisi tersebut dan tekan Enter untuk memulai menginstal Android.
Sda1 Linux Partition
Pilih ext3 file system, dan pilih Yes untuk format partition.
ext3 File System
Jika muncul pilihan install GRUB bootloader pilih Yes, dan tekan Yes lagi untuk install direktori /system menjadi read-write.
Install GRUB Bootloader
Setelah proses instalasi selesai, remove ISO file, jika muncul warning klik Force Unmount. Reboot.
Remove ISO File
Android akan boot up seperti layaknya sistem operasi lainnya di Virtualbox. Sama seperti Android tablet dan smartphone sungguhan, kita harus melalui proses setup dengan mengisikan akun Google Anda. Pada menu WiFi kita bisa melakukan skip, karena Android otomatis akan menggunakan koneksi internet standar yang sedang Anda gunakan.
Tampilan Awal Android
Jika kursor mouse Anda tidak berfungsi, klik menu Machine dan pilih Disable Mouse Integration. Kemudian coba klik pada virtual machine Anda, maka akan muncul kursor yang dapat menggantikan gerakan touch screen pada layar. Untuk berpindah ke mode kursor mouse biasa tekan ctrl kanan (default).
Disable Mouse Integration
Setelah setup selesai, kita akan masuk ke desktop Android lengkap dengan Google apps seperti Gmail, Maps, dan Play Store untuk menginstal aplikasi lainnya.
Android 4.4 KitKat (x86)
Note: Cara ini bukanlah cara yang tercepat untuk menjalankan Android apps pada PC. Anda dapat menggunakan emulator seperti BlueStacks jika ingin mencoba game maupun beberapa aplikasi Android lainnya. Namun Android x86 memiliki kelebihan berupa akses ke sistem Android yang lebih lengkap pada sebuah virtual machine. Cara ini cukup bagus untuk mengenal sistem Android 'standar' lebih dalam atau hanya sekedar bereksperimen dengan sistem Android.
Comments
Post a Comment